ScreenNewsBekasi.com, Pesisir Utara, Kabupaten Bekasi – Banjir rob yang menerjang wilayah Pesisir Utara Kabupeten Bekasi, membuat 14.000 jiwa terdampak banjir rob tersebut.
Camat Muara Gembong, Sukarmawan, menerangkan, banjir rob yang terjadi di wilayah Muara Gembong ketinggiannya bervariasi mulai dari 30 centimeter hingga 1 meter.
“Untuk yang menjadi korban akibat banjir rob itu ada 14.000 jiwa yang terdampak,” ungkap Sukarmawan, Senin 8 Desember 2025.
Sukarmawan menjelaskan, terdapat 5 desa di wilayah Muara Gembong yang terdampak akibat banjir rob tersebut.
“Desa Pantai Mekar, Pantai Bahagia, Pantai Sederhana, Pantai Bakti dan Pantai Harapan Jaya,” kata Sukarmawan.
Selain melanda permukiman, banjir rob juga menerjang fasilitas publik seperti tambak-tambak milik warga tergenang.
“Kami terus berupaya meminta pertolongan kepada pemerintah daerah, PMI, BPBD maupun relawan. Meskipun belum semua warga menerima bantuan dimaksud,” ucap Sukarmawan.
Ke depannya, ia mengharapkan, pemerintah pusat mempercepat pembangunan tembok raksasa (giant sea wall) untuk menahan pasang air laut. Sekaligus, meminimalisasi dampak banjir rob di wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong.
“Kami sangat berharap agar rencana pembangunan ‘giant sea wall’ segera direalisasikan agar banjir rob tidak terus berulang. Warga kini masih menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah,” tutup Sukarmawan.












