• Hubungi Kami
  • Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
screennewsbogor
  • Login
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline
No Result
View All Result
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline
No Result
View All Result
screennewsbogor
No Result
View All Result

Tragedi Lingkungan di Situ Citongtut, DLH Bogor Selidiki Kematian Ikan

Ketua Tim Penegakan Hukum Lingkungan sekaligus Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bogor, Uli Tiarma Sinaga, mengatakan verifikasi lapangan dilakukan atas perintah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

Januari 26, 2026
in Storyline
0
Tragedi Lingkungan di Situ Citongtut, DLH Bogor Selidiki Kematian Ikan

Rekam24Bogor.com, Gunung Putri – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan verifikasi lapangan menyusul peristiwa kematian ikan di Situ Citongtut, Kecamatan Gunung Putri, yang terjadi pada Jumat lalu.

BACA JUGA :

Jalur Menuju Lembah Sunyi Mandalawangi, Perjuangan Dan Ringkih

Jalur Menuju Lembah Sunyi Mandalawangi, Perjuangan Dan Ringkih

Mei 13, 2026
Sejarah, Menlu RI Mundur Karena As Pernah Terjadi di Indonesia

Sejarah, Menlu RI Mundur Karena As Pernah Terjadi di Indonesia

April 16, 2026
Air Mengalir Dengan Limbah, Ikan Berganti Dengan Sampah, Ciliwungku Teraniaya

Air Mengalir Dengan Limbah, Ikan Berganti Dengan Sampah, Ciliwungku Teraniaya

April 6, 2026

Langkah ini dilakukan untuk menelusuri dugaan pencemaran lingkungan yang diduga menjadi penyebab matinya ikan-ikan tersebut.

Ketua Tim Penegakan Hukum Lingkungan sekaligus Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bogor, Uli Tiarma Sinaga, mengatakan verifikasi lapangan dilakukan atas perintah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

“Kami diperintahkan oleh Pak Kadis untuk melakukan verifikasi lapangan dengan pengambilan sampel air di Situ Citongtut. Sampel diambil di empat titik, yakni dua titik di inlet, satu titik di tengah situ, dan satu titik di outlet,” ujar Uli, Senin (26/1/2026).

Uli menjelaskan, hasil pengukuran awal di lapangan menunjukkan parameter pH air masih berada dalam kondisi aman. Nilai pH tercatat sebesar 6,68 dan masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan, yakni antara 6 hingga 9.

“Untuk parameter pH masih aman dan sesuai baku mutu. Namun, masih banyak parameter lain yang harus diuji melalui laboratorium untuk mengetahui kualitas air secara menyeluruh sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil uji laboratorium tersebut diperkirakan baru akan keluar dalam waktu sekitar 14 hari ke depan.

Peristiwa kematian ikan di Situ Citongtut bukan kali pertama terjadi.

Uli mengungkapkan, kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2022. Saat itu, DLH Kabupaten Bogor juga melakukan verifikasi terhadap sejumlah perusahaan yang diduga melakukan pembuangan limbah secara ilegal.

“Kami tidak bisa langsung menyebut perusahaan A atau B sebagai pencemar. Namun, pada saat itu ditemukan beberapa perusahaan yang tidak taat aturan dan telah kami berikan sanksi administratif,” ungkapnya.

Saat ini, DLH Kabupaten Bogor kembali melakukan pengawasan terhadap sekitar 20 perusahaan yang berada di sekitar wilayah Situ Citongtut. Pengawasan dilakukan untuk memastikan ketaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup, mulai dari limbah cair, emisi udara, hingga limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

“Kami akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan apakah perusahaan-perusahaan tersebut taat atau tidak terhadap aturan lingkungan hidup,” katanya.

Terkait sanksi, Uli menegaskan bahwa sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2024, perusahaan yang tidak taat dapat dikenakan sanksi administratif hingga denda.

Sementara itu, mengenai keamanan ikan untuk dikonsumsi, DLH Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak). Sampel ikan hidup maupun ikan mati akan diambil untuk dianalisis lebih lanjut.

“Nanti akan dianalisis penyebab kematian ikan. Untuk ikan yang masih segar, akan diperiksa jaringannya guna mengetahui apakah berdampak terhadap kesehatan manusia jika dikonsumsi atau tidak. Saat ini kami masih menunggu hasil laboratorium,” pungkasnya.

Tags: BogorDLH Kabupaten BogorIkan mati bogorKabupaten bogorSitu Citompul
Admin

Admin

Next Post
Siskaeeee Kembali Viral, Postinganya Tersebar di Media Threads

Siskaeeee Kembali Viral, Postinganya Tersebar di Media Threads

Tinggal Menunggu Hari, Bunga Bangkai Kebun Raya Bogor Yang 6 Tahun Tertidur Mulai Bangkit

Tinggal Menunggu Hari, Bunga Bangkai Kebun Raya Bogor Yang 6 Tahun Tertidur Mulai Bangkit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Hubungi Kami
  • Redaksi

© 2025 SCREENNEWSBOGOR

No Result
View All Result
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline

© 2025 SCREENNEWSBOGOR

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In