• Hubungi Kami
  • Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
screennewsbogor
  • Login
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline
No Result
View All Result
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline
No Result
View All Result
screennewsbogor
No Result
View All Result

IPB Kirim Relawan dan 18.000 Pangan Steril Siap Makan Ke Aceh dan Sumatera

Sementara itu, Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Handian Purwawangsa mengatakan bahwa inovasi nasi steril siap makan sebagai pangan darurat saat terjadi bencana ini memiliki keunggulan awet disimpan dalam waktu lama.

Desember 20, 2025
in Storyline
0
IPB Kirim Relawan dan 18.000 Pangan Steril Siap Makan Ke Aceh dan Sumatera

ScreenNewsBogor, – Untuk membantu korban bencana banjir Sumatera yang melanda 3 Provinsi, yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Alim Setiawan menugaskan Tim Relawan Tanggap Bencana IPB yang terdiri dari 18 dosen dan 25 Mahasiswa yang dikoordinasikan oleh Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB.

BACA JUGA :

Jalur Menuju Lembah Sunyi Mandalawangi, Perjuangan Dan Ringkih

Jalur Menuju Lembah Sunyi Mandalawangi, Perjuangan Dan Ringkih

Mei 13, 2026
Sejarah, Menlu RI Mundur Karena As Pernah Terjadi di Indonesia

Sejarah, Menlu RI Mundur Karena As Pernah Terjadi di Indonesia

April 16, 2026
Air Mengalir Dengan Limbah, Ikan Berganti Dengan Sampah, Ciliwungku Teraniaya

Air Mengalir Dengan Limbah, Ikan Berganti Dengan Sampah, Ciliwungku Teraniaya

April 6, 2026

Selain membawa logistik bantuan, tim relawan dari IPB juga bertugas untuk mengajarkan Perguruan Tinggi (PT) Posko Bencana dalam pembuatan pangan darurat bencana berupa nasi steril siap makan.

“Penugasan Tim Relawan Tanggap Darurat IPB ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada korban bencana di Sumatera,” ujar Alim Setiawan, Rektor IPB, pada Sabtu (20/12/2025).

Alim menambahkan, bahwa program pengabdian kepada masyarakat terkait tanggap darurat bencana ini merupakan kerja sama IPB dengan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti yang mencakup 4 fokus utama, yakni,
Pelatihan dan penyediaan 18.000 bungkus pangan steril siap makan,
Pelayanan Kesehatan Terpadu,
Pemberian 13.500 pangan khusus untuk kelompok balita, dan menjaga kesehatan kelompok usia rentan selama masa darurat serta Pelaksanaan pendampingan psikososial pascabencana.

“Melalui program ini, IPB bukan hanya memberikan bantuan logistik, tetapi juga melakukan transfer pengetahuan kepada Perguruan Tinggi Posko dan relawan setempat (melalui penyelenggaraan pelatihan pembuatan pangan darurat bencana) agar nantinya bisa melanjutkan sendiri, sehingga dapat memastikan keberlanjutan inovasi teknologi untuk penanganan bencana,” kata Alim.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Handian Purwawangsa mengatakan bahwa inovasi nasi steril siap makan sebagai pangan darurat saat terjadi bencana ini memiliki keunggulan awet disimpan dalam waktu lama.

“Nasi steril ini dapat langsung dimakan tanpa harus dimasak atau dipanaskan, memiliki daya simpan hingga 2 tahun, dan memiliki cita rasa selera orang Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahan baku yang diperlukan untuk membuat nasi steril ini,dapat dicari mudah di pasar. Formulasi nasi steril ini juga memiliki beberapa varian, antara lain nasi liwet, nasi kuning, nasi ayam jeruk purut, nasi uduk, dan nasi goreng. Nasi steril ini menggunakan kemasan pouch berukuran 150-200 gram (porsi makan orang dewasa) sehingga mudah dimobilisasi ke wilayah bencana dan dapat langsung dikonsumsi oleh korban bencana.

Dimana penyaluran bantuan inovasi teknologi dari IPB ini akan dikolaborasikan dengan Perguruan Tinggi (PT) Posko setempat, yaitu Universitas Syiah Kuala (USK) di Provinsi Aceh, Universitas Sumatera Utara (USU) di Provinsi Sumatera Utara, dan Universitas Andalas (UNAND) Provinsi Sumatera Barat.

“Adanya inovasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan pasca bencana di seluruh wilayah terdampak bencana,” jelas Handian

Tags: AcehipbIpb universitypangan steril siap makanrektor ipb universitysumatera
Admin

Admin

Next Post
Tidak Ada Kembang Api Dan Perayaan Pada Malam Tahun Baru di Kota Bogor, Perizinan Dibatasi

Tidak Ada Kembang Api Dan Perayaan Pada Malam Tahun Baru di Kota Bogor, Perizinan Dibatasi

Getaran Nada, Sentuhan Gunting, dan Gelombang Empati dari Kota Bogor Di Taman Ekspresi

Getaran Nada, Sentuhan Gunting, dan Gelombang Empati dari Kota Bogor Di Taman Ekspresi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Hubungi Kami
  • Redaksi

© 2025 SCREENNEWSBOGOR

No Result
View All Result
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline

© 2025 SCREENNEWSBOGOR

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In