• Hubungi Kami
  • Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
screennewsbogor
  • Login
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline
No Result
View All Result
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline
No Result
View All Result
screennewsbogor
No Result
View All Result

Film Qorin 2 Sudah Tayang, Horornya Tentang Peristiwa Bullying

“Selain isu bullying yang diangkat di film ini, manusia itu bisa lebih menyeramkan dan sadis daripada hantu,” ujarnya

Desember 11, 2025
in Storyline
0
Film Qorin 2 Sudah Tayang, Horornya Tentang Peristiwa Bullying
ScreenNewsBogor.com, Bogor Tengah, Kota Bogor – Qorin 2 film bergenre horor yang mengankat peristiwa bullying resmi tayang dan disambut oleh para penonton yang tak sabar ingin menyaksikan keseruanya.Pada tayang perdana ini, pemeran utama Qorin 2 Wavi Zihan dan Muzakki Ramadhan hadir ditengah para pecinta film di Bogor.

Keduanya hadir langsung ke Botani Square dan Jambu Dua.

Muzakki menjelaskan bahwa Qorin 2 tidak hanya menawarkan ketegangan horor, tetapi juga sarat isu sosial.

“Selain isu bullying yang diangkat di film ini, manusia itu bisa lebih menyeramkan dan sadis daripada hantu,” ujarnya.

Cerita Qorin 2 berfokus pada Pak Makmur dan anaknya Jaya, yang menjadi korban perundungan hingga mendorong sang ayah mengambil tindakan ekstrem.

Melalui sudut pandang Ibu Fitri—diperankan Wavi Zihan—film ini menggambarkan perjuangan seorang guru BP yang terhimpit tekanan moral, profesional, dan keluarga.

Wavi menggambarkan dilema berat karakternya.

“Hambatannya terlalu banyak. Sebagai guru BP aku harus adil, tapi di sekolah itu juga ada adik aku sendiri. Itu membuat Ibu Fitri serba salah,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan karakter adiknya, Rizal, yang diperankan Muzakki.

“Rizal itu remaja yang lagi nyari jati diri, tapi kesepian dan akhirnya ikut-ikutan jadi perundung,” ujar Wavi.

Keduanya mengaku chemistry terbangun cepat sejak hari pertama reading.

“Kami punya acting coach dengan metode luar biasa, jadi bonding-nya langsung dapet,” kata Muzakki.

Proses syuting berlangsung di Ciwidey selama satu bulan, menghadirkan suasana dingin ekstrem sebagai tantangan tambahan.

Menurut Wavi, Skala produksinya jauh lebih besar, dan horornya slasher—darah-darahan, sadis, dan seperti mengajak penonton naik rollercoaster.

Ketika ditanya mengenai target penonton, Wavi menyampaikan bahwa harapannya lebih dari sekadar capaian angka.

“Jujur kalau ngomongin nominal aku berserah aja, tapi harapan aku film ini benar-benar bisa diterima di banyak hati masyarakat. Yang penting penonton bisa bawa pulang isi dari film ini, terutama soal isu bullying,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa bullying adalah masalah yang sering terjadi namun minim perhatian.

“Isu bullying itu sebenarnya terjadi di mana-mana, tapi sulit ditrack karena butuh keberanian kolektif untuk membasmi. Semoga setelah nonton, teman-teman bisa refleksi dan lebih berani speak up,” tambahnya.

Untuk usia penonton, film ini ditujukan 17 tahun ke atas.

Namun Wavi mengatakan penyebaran informasi dari mulut ke mulut tetap menjadi harapannya.

“Yang paling bisa aku jangkau dulu keluarga dan teman-temannya mamaku. Word of mouth itu kredibilitasnya lebih kuat. Aku pengen mereka nonton,” ujarnya.

Ia juga berharap dukungan media dan sosial media dapat membantu menjangkau lebih banyak penonton.

“Paling penting semua tahu bahwa hari ini filmnya sudah tayang. Nikmati Qorin 2 dan nantikan tahap-tahap berikutnya,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Jalur Menuju Lembah Sunyi Mandalawangi, Perjuangan Dan Ringkih

Jalur Menuju Lembah Sunyi Mandalawangi, Perjuangan Dan Ringkih

Mei 13, 2026
Sejarah, Menlu RI Mundur Karena As Pernah Terjadi di Indonesia

Sejarah, Menlu RI Mundur Karena As Pernah Terjadi di Indonesia

April 16, 2026
Air Mengalir Dengan Limbah, Ikan Berganti Dengan Sampah, Ciliwungku Teraniaya

Air Mengalir Dengan Limbah, Ikan Berganti Dengan Sampah, Ciliwungku Teraniaya

April 6, 2026
ScreenNewsBogor.com, Bogor Tengah, Kota Bogor – Qorin 2 film bergenre horor yang mengankat peristiwa bullying resmi tayang dan disambut oleh para penonton yang tak sabar ingin menyaksikan keseruanya.Pada tayang perdana ini, pemeran utama Qorin 2 Wavi Zihan dan Muzakki Ramadhan hadir ditengah para pecinta film di Bogor.

Keduanya hadir langsung ke Botani Square dan Jambu Dua.

Muzakki menjelaskan bahwa Qorin 2 tidak hanya menawarkan ketegangan horor, tetapi juga sarat isu sosial.

“Selain isu bullying yang diangkat di film ini, manusia itu bisa lebih menyeramkan dan sadis daripada hantu,” ujarnya.

Cerita Qorin 2 berfokus pada Pak Makmur dan anaknya Jaya, yang menjadi korban perundungan hingga mendorong sang ayah mengambil tindakan ekstrem.

Melalui sudut pandang Ibu Fitri—diperankan Wavi Zihan—film ini menggambarkan perjuangan seorang guru BP yang terhimpit tekanan moral, profesional, dan keluarga.

Wavi menggambarkan dilema berat karakternya.

“Hambatannya terlalu banyak. Sebagai guru BP aku harus adil, tapi di sekolah itu juga ada adik aku sendiri. Itu membuat Ibu Fitri serba salah,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan karakter adiknya, Rizal, yang diperankan Muzakki.

“Rizal itu remaja yang lagi nyari jati diri, tapi kesepian dan akhirnya ikut-ikutan jadi perundung,” ujar Wavi.

Keduanya mengaku chemistry terbangun cepat sejak hari pertama reading.

“Kami punya acting coach dengan metode luar biasa, jadi bonding-nya langsung dapet,” kata Muzakki.

Proses syuting berlangsung di Ciwidey selama satu bulan, menghadirkan suasana dingin ekstrem sebagai tantangan tambahan.

Menurut Wavi, Skala produksinya jauh lebih besar, dan horornya slasher—darah-darahan, sadis, dan seperti mengajak penonton naik rollercoaster.

Ketika ditanya mengenai target penonton, Wavi menyampaikan bahwa harapannya lebih dari sekadar capaian angka.

“Jujur kalau ngomongin nominal aku berserah aja, tapi harapan aku film ini benar-benar bisa diterima di banyak hati masyarakat. Yang penting penonton bisa bawa pulang isi dari film ini, terutama soal isu bullying,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa bullying adalah masalah yang sering terjadi namun minim perhatian.

“Isu bullying itu sebenarnya terjadi di mana-mana, tapi sulit ditrack karena butuh keberanian kolektif untuk membasmi. Semoga setelah nonton, teman-teman bisa refleksi dan lebih berani speak up,” tambahnya.

Untuk usia penonton, film ini ditujukan 17 tahun ke atas.

Namun Wavi mengatakan penyebaran informasi dari mulut ke mulut tetap menjadi harapannya.

“Yang paling bisa aku jangkau dulu keluarga dan teman-temannya mamaku. Word of mouth itu kredibilitasnya lebih kuat. Aku pengen mereka nonton,” ujarnya.

Ia juga berharap dukungan media dan sosial media dapat membantu menjangkau lebih banyak penonton.

“Paling penting semua tahu bahwa hari ini filmnya sudah tayang. Nikmati Qorin 2 dan nantikan tahap-tahap berikutnya,” pungkasnya.

Tags: Bioskop Bogor XXI. JADWAL FILM XXI BTM BogorBioskop Jambu DuaBioskpp Botanis Squarebogor kotafilm qorin 2google consolegoogle newsgoogle trendhoror filmJADWAL FILM BIOSKOP BOGORQorin 2Screennewsbogor
Admin

Admin

Next Post
Trans Jakarta Akan Perluas Trayek Di Bogor Akan Terintegrasi Dengan Feeder Biskita

Trans Jakarta Akan Perluas Trayek Di Bogor Akan Terintegrasi Dengan Feeder Biskita

Menelusuri Jejak Sang Pemula di Bogor, Rumah Bajened Di Empang Jadi Saksi Bisu

Menelusuri Jejak Sang Pemula di Bogor, Rumah Bajened Di Empang Jadi Saksi Bisu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Hubungi Kami
  • Redaksi

© 2025 SCREENNEWSBOGOR

No Result
View All Result
  • Citynews
  • Megacities
  • Storyline

© 2025 SCREENNEWSBOGOR

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In