ScreenNewsBogor.com, Tanah Sareal, Kota Bogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor diberhentikan warga di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor tak jauh dari underpass setelah selesai menangani bencana atap terbang terbawa angin di kawasan Paledang, Minggu (30/11/2025).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor Dimas Tiko menuturkan peristiwa itu bermula ketika tim selesai menangani bencana.
Saat akan kembali ke kantor di wilayah Kayu Manis, petugas melihat ada warga berkerumun.
“Melihat itu, anggota melambatkan laju kendaraanya, kemudian warga di sekitar memberhentikan tim, langsung melakukan langkah menghubungi Gesit 119 Kota Bogor tak lama datang ambulance,” ujarnya.
Awalnya lanjut Dimas, warga sempat berkerumun di area lokasi kejadian. Namun setelah adanya petugas warga pun membubarkan diri sehingga pengendara motor yang mengalami kecelakaan tunggal karena terpeleset bisa ditangani dengan cepat oleh Gesit 119.
“Jadi disana itu pengendara motor jatuh terpeleset. Petugas yang sedang melintas datang membantu dan kemudian memanggil Gesit datang dan langsung di cek. Ada luka di pipi, hidung lidang pelipis, kondisi korban sadar dan tidak ada luka berat. Sempat ditawarkan untuk dirawat atau ke klinik namun pengendara tidak mau dan kemudian datang temannya langsung dibantu untuk diantar pulang,” ujarnya.
Setelah itu tim pun kembali ke kantor untuk tetap siaga dalam piket menjalankan tugas.







