ScreenNewsBogor.com, Bogor Tengah, Kota Bogor – Seorang pengguna Thread yang merupakan penumpang Commuter Line yang setiap hari melakukan mobilitas berjalan kaki di Pedestrian Jalan Kapten Muslihat memposting keluh kesahnya terhadap aktivitas komplotan copet.
@ipankjrx bercerita dirinya yang baru saja keluar dari Staisun Bogor melalui pintu Alun-alun Kota Bogor dibuntuti komplotan copet.

Komplotan tersebut menyebar di pintu Stasiun Bogor, Alun-alun Kota Bogor hingga pedestrian depan Perpustakaan Kota Bogor.
“mau kecopetan di luar stasiun bogor, tas udah di buka orang langsung krasa..
Teriak tapi semua orang dan pedagang cuma diem dan temen temenya orang yg ngebuka tas langsung ngebekup.. langsung cek di tempat, untung baru kebuka tasnya..
Alhamdulillah Blm ada yg ke ambil… Hati hati yg di stasiun bogor,” ucapnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh seorang wisatawan yang hendak berkunjung ke Coffeeshop.

Saat turun dari kereta keluar Stasiun Bogor berjalan kaki di bawah Jembatan Penyebrangan Orang.
“HPnya dicopet sekitar jpo,
dia pegang tangan satu copet itu,
Ternyata mereka ber-5
Dia hafal 2 orang diantaranya.
Lalu mengadu Kami (12 orang) sepakat balik kesana, Ketemulah komplotan itu,
Lima-limqnya Kami gebukin rame2,
bodo amat, sampe HP kawanku dikembalikan. Dan saat kejadian itu benar2 rame,Jadi banyak yang orang yg ikutan “olahraga,” ujarnya.
Warga pun menilai bahwa tidak ada perlindungan atau oengawasan atau tindak lanjut dari pugak terkait mengenai adanyabperistiwa setupa yang terulang.
Ia pun berharap pemerintah dan aparat terkait mempunya konsep penataan PKL dan juga pengamanan disekitar lokasi.
“Copet dari dulu masih belum musnah2 , padahal disitu deket polresta loh . Mau sampe kapan diem terus pak ???,” ujarnya.













