ScreenNewsBogor.com, – Bunga berbentuk langka muncul di kebun dan menghebohkan warga sekitar.
Dilihat dari bentuknya bunga langka tersebut mirip seperti bunga bangkai.
Bahkan bisa dibilang bentuknya persin dengan Bunga Bangkai yang ada di Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas
Kemunculan dua bunga berukuran raksasa di tengah areal salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kotawaringin Timur viral di media sosial, Minggu (7/12).
Bunga yang tumbuh diduga di areal PT Mustika Sembuluh itu memperlihatkan dua individu bunga yang tingginya lebih dari satu meter dan dipagari batang kayu.
Dalam rekaman video, terdengar percakapan warga yang menyebut bunga itu sebagai bunga bangkai. Namun sebagian lainnya menduga tanaman tersebut adalah bunga porang.
Keraguan itu muncul karena bentuk tongkol dan kuncupnya yang bagi sebagian warga terlihat mirip. Namun hasil penelusuran Radar Sampit memastikan bahwa tanaman tersebut adalah bunga bangkai jenis Amorphophallus Titanium. Salah satu spesies bunga terbesar dan paling langka di dunia.
Amorphophallus titanium, atau lebih dikenal sebagai Titan Arum atau bunga bangkai raksasa, merupakan tanaman endemik hutan Sumatera.
Tanaman ini terkenal karena ukuran bunganya yang dapat mencapai 2 hingga 3 meter saat mekar penuh, menjadikannya salah satu bunga terbesar di dunia. Selain ukurannya yang spektakuler, Titan Arum juga terkenal karena mengeluarkan bau menyengat seperti bangkai saat mekar.
Bau tersebut berfungsi menarik serangga penyerbuk seperti lalat dan kumbang bangkai.
Bunga bangkai raksasa sangat jarang ditemukan mekar di alam liar, apalagi di area perkebunan.
Titan Arum membutuhkan kondisi habitat yang lembap, naungan pohon, serta tanah yang kaya bahan organik. Hasil penelusuran Radar Sampit munculnya di area perkebunan kelapa sawit mengindikasikan bahwa sebagian kawasan kebun masih memiliki tutupan tanah dan mikrohabitat yang mendukung pertumbuhan tanaman langka ini.

Selain itu, Titan Arum dikenal memiliki siklus hidup yang panjang dan tidak menentu.
Fase pertumbuhan umbinya dapat berlangsung bertahun-tahun sebelum akhirnya menghasilkan bunga raksasa. Ketika mekar, fase itu hanya berlangsung sekitar satu hingga dua hari sebelum bunganya layu kembali.
Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah di Sampit mengatakan Bunga bangkai diduga jenis Titan Arum yang tergolong sangat langka ditemukan di area perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan jumlah empat tumbuhan berukuran 1-2 meter.
“Memang benar dan ini merupakan yang kedua kalinya di Kalimantan Tengah. Pertama di Kotawaringin Barat dan yang terbaru ini di wilayah Mustika Sembuluh,” kata Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah di Sampit, Senin.
Keempat tumbuhan tersebut ditemukan di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Mustika Sembuluh 3 yang beroperasi di wilayah Kotim dan Seruyan.
Penemuan ini sempat menghebohkan pekerja kebun dan warga sekitar karena dinilai sebagai sesuatu yang luar biasa, sehingga mendokumentasikan dan menyebarkan melalui media sosial.
Bahkan sebagai tindakan perlindungan awal, pihak perusahaan telah berinisiatif memagari lokasi bunga-bunga raksasa tersebut dengan kayu untuk menjauhkan dari tangan-tangan jahil.
Muriansyah mengonfirmasi penemuan tersebut dan mencatat ini adalah penemuan tumbuhan dengan nama ilmiah Amorphophallus titanum yang kedua di Kalteng.
Meskipun penemuan serentak empat bunga ini terasa sensasional, menurutnya, kemunculan Titan Arum di area tersebut bukanlah hal baru.
“Menurut pihak perusahaan dan warga, kemunculan bunga langka ini sudah terjadi lima kali dalam 10 tahun terakhir. Tumbuhnya terpisah dan tidak di lokasi yang sama,” ujarnya.
Siklus kemunculannya juga relatif konsisten, yaitu sekitar dua tahun sekali. Empat Titan Arum yang ditemukan kali ini dilaporkan berada dalam kondisi sehat dan tegak.
Aroma kuat khas bangkai yang telah dikeluarkan menunjukkan bahwa bunga-bunga ini sedang berada dalam fase aktif.
Muriansyah mengapresiasi upaya pihak perusahaan untuk mengamankan bunga bangkai tersebut. Langkah ini dinilai krusial karena lokasinya mudah dijangkau dan berisiko dirusak oleh pengunjung.
Titan Arum dikenal sebagai salah satu bunga tunggal terbesar di dunia. Saat mencapai mekar penuh, tingginya bisa mencapai 2 hingga 3 meter, dan bau bangkainya berfungsi untuk menarik penyerbuk, seperti lalat dan kumbang.
“Kami berencana observasi. Perlu memastikan kondisi bunga dan habitatnya. Kalau memang bunga bangkai jenis Amorphophallus titanum, jenis itu, termasuk tumbuhan yg dilindungi undang-undang,” ucap Muriansyah.








![[PART 1] Perjalanan Kemanusiaan Jurnalis Metropolitan Reportase di Tapal Batas Sumatera](https://screennewsbogor.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251217-WA0091-350x250.jpg)


